buntu (lagi)
15 Februari 2022 aku mendengarkan zikir pagi dari Muzammil Hasballah ketika aku menulis ini seperti judul, beberapa hari ini aku merasakan kebuntuan. aku ingin mencari teman untuk berdiskusi dan bertukar pandang tapi tak ku temukan. aku tidak tau siapa yang harus ku temui atau ku ajak berbincang agar aku mendapat pencerahan. aku terpaku dan saat ini terus berdoa agar Allah yang maha Pengasih dan Maha Penyayang memberi ku petunjuk segera. hamba mu yang lemah ini memohon petunjuk di jalan yang benar Ya Tuhan, Allah tempat mengadu dan berlindung, tempat semua hambanya menyerah dan kembali, jangan biarkan aku terlarut dalam kemalasan sehingga yang ku rasa hanya kebuntuan, atau jangan biarkan aku terlalu terlena tentang dunia yang sementara ini, karena pada hakikatnya, bukankah suatu hari nanti kehidupan dunia yang megah dan begitu agung ini hanya akan hancur, porak poranda dan hancur. lantas sebenarnya apa yang diperjuangkan manusia mati-matian di dunia? sehingga ia rela lalai terhada...