(masih)
di ujung Kota Padang
Siti Nurbaya
14 februari 2021
tahun telah berganti, bahkan sekarang sudah bulan kedua masehi, tapi aku masih seperti ini, diam ditempat tidak banyak membuat perubahan dan perpindahan yang berarti disaat yang sama aku melihat orang lain sudah, lantas aku segera menghentikan pemikiran ku itu, lalu memangnya kenapa? apakah itu penting bagiku? apakah aku juga harus mengstandarkan hidup orang lain padaku, bukankah aku juga berhak memilih cara ku sendiri umtuk menjalani dan menikmati hidupku. namun, tak pernah ku pungkiri bahwa mereka juga membuat ku iri dan termotivasi dalam saat yang bersamaan. tapi kadang ku fikirkan kembali ternyata itu membawa ku pada pemikiran-pemikran yang tidak cukup baik bagi diriku sendiri, karena itu aku membatasi pengetahuan ku dan soal media sosial itu.
Sudah 2 minggu aku disini, memulai lagi apa yang masih belum selesai. ketakutam ku, keraguanku masih sama, aku berharap memiliki kekuatan lebih untuk menyingkirkannya. setidaknya satu atau dua hari dalam hidupku, aku ingin lebih berani. aku ingin meneriakkan apa yang aku inginkan, apa yang ada dalam fikiran ku.
tapi, aku masih saja penakut
lantas apakah aku bisa dan mulai menerima diriku yang penuh dengan kelemahan? apakah nantinya aku mampu menemukan diri ku yang sebenarnya ku sembunyika, ataukah pada akhirnya aku bisa menerima dan berdamai, mencintai diriku yang apa adanya, tanpa beban dan tanpa merasa kekurangan. aku mengajarkan diriku untuk seperti itu.
seperti biasa tulisan ini ku buat bersama lagu breathe lee hi yang sejak tahun lalu memberikan ku kekuatan, tidak banyak namun cukup berarti bagiku,
Sumeul keuge swieobwayoTarik nafas dalam-dalam
Dangsinui gaseum yangjjogi jeorige, gogeumeun apaol ttaekkajiSampai kedua sisi dadamu terasa sesak dan mulai terasa sakit
Sumeul deo baeteobwayoLalu hembuskan nafasmu
Dangsinui ane nameun ge eoptdago neukkyeojil ttaekkajiSampai kau merasa tak ada yang tersisa dalam dirimu
Sumi beokchaollado gwaenchanhayoTak apa jika nafasmu pendek
Amudo geudael tathajin anhaTak akan ada yang menyalahkanmu
Gakkeumeun silsuhaedo dwaeSewaktu-waktu kau membuat kesalahan
Nugudeun geuraesseunikkaOrang lain pun begitu
Gwaenchanhdaneun mal, malppunin wirojimanTak apa-apa meskipun hanya kata-kata seperti itu
Nugungaui hansum geu mugeoun sumeulKetika seseorang menghela nafas dengan berat
Naega eotteoke hearil suga isseulkkayoBagaimana aku bisa mengerti maksudnya?
Dangsinui hansum geu gipil ihaehal sun eopgetjimanHelaan nafasmu walau aku tak dapat memahaminya
Gwaenchanhayo naega anajulgeyoTak masalah, aku akan memelukmu
Sumi beokchaollado gwaenchanhayoTak apa jika nafasmu pendek
Amudo geudael tathajin anhaTak akan ada yang menyalahkanmu
Gakkeumeun silsuhaedo dwaeSewaktu-waktu kau membuat kesalahan
Nugudeun geuraesseunikkaOrang lain pun begitu
Gwaenchanhdaneun mal, malppunin wirojimanTak apa-apa meskipun hanya kata-kata seperti itu
Nugungaui hansum geu mugeoun sumeulKetika seseorang menghela nafas dengan berat
Naega eotteoke hearil suga isseulkkayoBagaimana aku bisa mengerti maksudnya?
Dangsinui hansum geu gipil ihaehal sun eopgetjimanHelaan nafasmu walau aku tak dapat memahaminya
Gwaenchanhayo naega anajulgeyoTak masalah, aku akan memelukmu
Namdeul nunen him ppajineun, hansumeuro boiljin molladoMeskipun helaan nafasmu tak diketahui orang lain
Naneun algo itjyoAku mengetahuinya
Jageun hansum naebaetgido eoryeoun, harureul bonaetdan geolHarimu terlalu sulit untuk sekedar menghela nafas
Ije dareun saenggageun mayoSekarang jangan memikirkan hal lain
Gipi sumeul swieobwayo geudaero naebaeteoyoTarik nafas dalam-dalam dan hembuskanlah
Nugungaui hansum geu mugeoun sumeulKetika seseorang menghela nafas dengan berat
Naega eotteoke hearil suga isseulkkayoBagaimana aku bisa mengerti maksudnya?
Dangsinui hansum geu gipil ihaehal sun eopgetjimanHelaan nafasmu walau aku tak dapat memahaminya
Gwaenchanhayo naega anajulgeyoTak masalah, aku akan memelukmu
Jeongmal sugohaesseoyoKau sudah sungguh-sungguh bekerja keras
entah mengapa, bagiku cukup untuk berkata sungguh tak apa, tidak apa-apa kau sudah bekerja keras. kadang-kadang menyemangati butuh kata se sederhana itu, tapi bahkan sulit ku dengar dari orang terdekat di sekelilingku.
Komentar
Posting Komentar