Bahagia? haruskah di definisikan?
2020
tahun ini mungkin menjadi tahun dimana aku paling banyak menghabiskan waktu untuk berfikir, merenung, kemudian mencoba mengambil pelajaran yang di dapat setaip harinya. aku terus mempertanyakannya, yang ku tau tak dapat ku jawab dalam waktu singkat atau pun berbarengan, mungkin saja jawaban nya akan ditemukan satu per satu, dan waktu untuk tiap orang mungkin saja berbeda
tapi ku rasa, tahun ini berlalu begitu saja
aku kilas balik, tidak banyak hal yang telah ku lakukan tahun ini, tapi aku berharap, semua perasaan dan apa yang telah ku lewati di tahun ini bisa ku ingat dengan baik. ya mungkin jika kau katakan tahun ini benar-benar tidak mudah benar adanya. aku berjuang untuk mengatasi berbagai macam perasaan tak pasti, mengganggu sepanjang tahun, kau tau betul itu
sesuai judulnya, tahun ini aku paling banyak memikirkan hal ini. ketertarikan ku pada psikologi, filsafat menuntun ku sedikit sedikit mempelajari hal-hal emosional yang mendasar dalam diri manusia. aku berusaha banyak membaca, mendengar, dan menonton konseling secara online. cita cita ku pun ingin melanjutkan S2 di bidang ini.
bahagia? apa itu? apa sesuatu yang kita kejar? benarkah sepenting itu? lalu bagaimanakah aku bisa menjawabnya, pertanyaan sederhana yang selalu sulit dijawab secara pasti. itu yang ku rasakan, entah bagaimana dengan mu, ku kira kita terus berusaha mencari jawaban dengan jalan masing-masing.
lalu, sepenting itukah untuk merasa bahagia? apakah standar kebahagiaan butuh standar ataupun pengakuan orang lain? jujur saja aku di waktu ini, kesulitan untuk mengungkapkannya, seiring waktu berjalan ku harap kamu dan aku menemukan jawabannya
namun sejauh ini yang ku rasakan adalah, aku ingin menurut nya seperti ini, aku seseorang yang sadar belum mengenal diri ku seutuhnya,tapi aku juga tidak ingin mengatakan bahwa aku tidak mengenal diriku. tapi satu hal yang pasti ku rasakan terhadap perubahan pemikiranku adalah, bahwa aku ingin berhenti menilai kehidupan orang lain dengan kaca mataku, dan aku juga berhenti ingin memperlihatkan sesuatu kepada orang lain, atau diakui orang lain. kadang pengakuan memang penting, tapi dalam skala yang aku inginkan adalah aku hanya ingin melakukan dan mencintai hal tersebut.
dan hal yang ingin kukerjakan sepenuh hati, dan cinta, aku masih mencarinya.
Komentar
Posting Komentar